Kamis, 26 Januari 2012

SAD


Aku tidak tau bagaimana harus menggambarkan perasaanku saat ini. Aku sedih, aku layu, aku seperti mawar jatuh  ketanah, belum mampu tumbuh sempurna apalagi menebar wanginya.
Ini nyata bukan mimpi. Kita harus berpisah sementara. Meski aku tau alasannya, tapi aku tidak akan mengungkapkannya disini. Cukup aku dan kamu saja yang tau.
“sayang”
“aku begitu mencintaimu”
“tapi kenapa terasa singkat begini”
“apa salah aku punya rasa dan berharap?”
“kata-kata cintaku tak mampu untuk mengungkap semua perasaanku padamu”
“kamu tidak salah sayang”
“jangan bilang ini sementara”
“mungkin memang jalannya harus begini dulu”
“kenapa mesti ngelewatin ini ya?”
“memang jalan ini harus kita lewati dulu”
“sebelum sampai di tempat tujuan”
“ga ada jalan lain yang lebih mulus ya?”
“belum ada sayang, belum sekarang”
“wish me the best hun”
“yes”
“i believe hun”
“thank you for believe in me”
“makasih  atas smua yang sudah kau beri hon, meski tidak berwujud barang, tapi itu lebih berarti dan berharga.”
Air mataku mengalir deras menuruni pipi ini. Aku tidak mampu menjawab kata-katamu. Air mata alami bukan paksaan.  Air mata ini begitu berharga, karena tidak semua orang mampu membuatku meneteskannya. Tapi kamu, kamu berhasil buatku mampu melakukannya.
Mana mungkin aku bisa melewati hari-hariku tanpamu?
Sedang kamulah yang bisa membuatku tersenyum merasakan keindahan dengan penuh semangat dan keyakinan, dari mulai mata ini terbuka hingga terpejam kembali.
Tanpamu senyumku hambar sayang.
Tanpamu aku tidak akan bisa tertawa.
Masih ingatkan kemarin? Saat kamu bilang kamu sering menertawakan kebodohanmu sendiri. Sama. Aku juga sering menertawakan kebodohanku sendiri. Dan setelah sama-sama tau, kita tertawa sepuas-puasnya. Bukan saling menertawakan, tapi tertawa penuh kemenangan atas nama cinta. Tanpamu aku tidak yakin apa aku masih bisa memainkan jari-jari ini di atas keyboard. Merangkai kata demi kata. Menjadi bait puisi yang kadang terasa hambar dan kadang juga liar. Aku tidak yakin apa aku mampu memainkan imaginasiku sendiri tanpamu.
“ayo tuang lagi anggur-anggur kita”
“agar mabuk dan melupakan semua yang ada”
“aku tidak sanggup tanpamu”
“menikmati anggur itu sendirian”
“percaya lah”
“aku selalu ada di hatimu”
“di hatimu”
“di hatimu”
“i believe hon”
“kamu akan selalu ada di hatiku”
“yes, u stay in my heart. ALWAYS”
Ya. Ini hanya sementara sayang, hanya sementara. Tidak akan lama karena ini hanyalah sementara. Jangan lupa, kita pernah melukis indahnya pantai, dengan langit berwarna jingga dan terselip pelangi di sana. Jangan hilangkan rasa saat aku sentuh wajahmu dan kamu menikmati tatapan mesra dari mataku. Jangan pernah lupakan.
Kita akan mengulang kembali dengan masa dan rasa yang lebih indah sayang. Aku di sini setia untukmu. Sementara aku rela tanpamu. Aku tidak sendirian kan? Karena kamu selalu ada di dalam hatiku.
‎”Aku,,,,aku,,,,dijadikan untukmu”
Kata-kata Hawa saat pertama kali bertemu Adam.
Kita adalah Adam dan Hawa itu sayang. Dan kalimat itulah yang akan kamu dengar saat kita bertemu untuk bersatu. Bukan sementara tapi selamanya.
Miss and Love for U hon.

Jumat, 14 Januari 2011

MESIN BUBUT

1.      Pengertian Mesin Bubut
Mesin Bubut adalah suatu Mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar. Bubut sendiri merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan.Dengan mengatur perbandingan kecepatan rotasi benda kerja dan kecepatan translasi pahat maka akan diperoleh berbagai macam ulir dengan ukuran kisar yang berbeda. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan menukar roda gigi translasi yang menghubungkan poros spindel dengan poros ulir.
Roda gigi penukar disediakan secara khusus untuk memenuhi keperluan pembuatan ulir. Jumlah gigi pada masing-masing roda gigi penukar bervariasi besarnya mulai dari jumlah 15 sampai dengan jumlah gigi maksimum 127. Roda gigi penukar dengan jumlah 127 mempunyai kekhususan karena digunakan untuk konversi dari ulir metrik ke ulir inci.
2.      Bagian-bagian Mesin Bubut
a.    Landasan (Bed)
Alas mesin bubut terbuat dari bahan baja tuang. Penampangnya berbentuk “V” yang berfungsi sebagai tempat kedudukan bagian-bagian utama mesin bubut, seperti:
Ø  Kepala tetap
Ø  Kepala lepas
Ø  Eretan
Gambar 2. Bed Mesin
b.    Kepala Tetap (Head Stock)
Kepala tetap merupakan bagian utama mesin bubut yang letaknya pada ujung sebelah kiri alas mesin. Pada bagian kepala tetap terdapat spindel nose (sebagai bagian dari proses dari bagian utama poros atau sumbu utama) yang fungsinya untuk menempatkan senter mati, sleeve, plat pembawa, cekam dan lain-lain. Spindel nose digerakkan oleh seperangkat roda gigi yang terdapat didalam kepala tetap sehingga berputar. Akan tetapi ada juga spindel nose yang digerakkan melalui cakra dan sabuk. Mesin ini umumnya disebut mesin bubut sabuk penggerak.
Gambar 3. Kepala Tetap
c.    Kepala Lepas (Tails stock)
Kepala lepas ditempatkan di atas alas mesin dan dapat dikunci (diklem) sepanjang alas. Fungsinya adalah sebagai penyangga salah satu ujung benda kerja terutama pada saat pembubutan antara dua senter.


Gambar 4. Kepala Lepas
Kepala lepas terdiri dari 3 bagian utama, yaitu;
1)   Alas
Mempunyai luncuran sudut siku-siku dan dapat meluncur pada garis sumbu alas mesin
2)   Badan
Bagian badan terpasang di atas alas yang kedudukannya dapat diatur dengan menggunakan baut penyetel.
3)   Spindel
Spindel kepala lepas dapat bergerak memanjang (longitudinally) dengan memutar roda tangan yang ada pada kepala lepas.

d.   Eretan Pembawa (Carriage)
Fungsi eretan pembawa adalah untuk meletakkan pemegang pahat (tool post) dan sebagai pengatur gerakan potong. Eretan pembawa ini dapat digerakkan secara manual maupun secara otomatis.
Gambar 5. Eretan Pembawa
Eretan pembawa terdiri dari 3 bagian, meliputi:
1).  Eretan Memanjang (Apron)
Eretan memanjang terpasang secara tegak lurus pada bagian muka dari eretan pembawa dan dilengkapi dengan alat pengontrol gerakan baik dengan tangan maupun secara otomatis sepanjang alas.
Eretan memanjang juga dilengkapi dengan mur pengencang yang fungsinya untuk dihubungkan dengan poros transporter untuk pembuatan ulir. Eretan ini dilengkapi dengan alat pengaman yang dapat menangkap secara bersama-sama pada poros pemakaman dan poros transporter.
Selain secara otomatis, juga gerakan eretan ini dapat dilakukan secara manual oleh sebuah roda tangan yang dihubungkan pada roda gigi lurus dan roda gigi pinion yang berpasangan dengan gigi rack yang terpasang pada alas mesin bubut tersebut.

2).  Eretan Lintang (Cross Slide)
Eretan Lintang Terpasang pada pelana, berfungsi untuk menggerakkan pahat kea rah melintang, baik pada waktu menyetel pahat, menentukan tebal pembubutan maupun dalam pembubutan melintang.
Gerakannya dapat secara manual maupun secara otomatis.

3).  Eretan Atas
Terletak di atas eretan melintang, arah gerakannya sejajar dengan meja landasan. Eretan atas ini dapat diputar 360o dan diikat oleh dua baut pengikat. Pada bagian bawah eretan ini terdapat pembagian skala dalam derajat yang gunanya untuk menentukan tangan dan di control oleh skala nonius. Ketelitian skala ini sampai 0,01 mm.

e.    Gear Box
Kotak pengatur ini terletak di bagian depan landasan dan di bawah kepala tetap. Berisi rangkaian roda-roda gigi yang berbeda untuk mengatur gerakan poros pembaut dan poros transporter (pengulir) dipergunakan untuk mengatur gerakan eretan pembawa dan pembuatan ulir. Untuk pembuatan ulir dan pemakanan (pemotogan biasanya diletakkan di dekat kotak pengatur roda gigi).

 Gambar 6. Gear Box

f.     Motor
Motor sebagai sumber tenaga (penggerak) mesin bubut.
Gambar 7. Motor

g.    Dudukan (base)
Base merupakan tempat kedudukan mesin bubut, yang dilengkapi dengan lemari tempat penyimpanan perlengkapan-perlengkapan lain dan tempat geram. Base juga digunakan sebagai tempat bak cairan pendingin, motor dan instrument listrik.
Gambar 8. Dudukan Mesin Bubut

3.      Prinsip Kerja Mesin Bubut
Poros spindel akan memutar benda kerja melalui piringan pembawa sehingga memutar roda gigi pada poros spindel. Melalui roda gigi penghubung, putaran akan disampaikan ke roda gigi poros ulir. Oleh klem berulir, putaran poros ulir tersebut diubah menjadi gerak translasi pada eretan yang membawa pahat. Akibatnya pada benda kerja akan terjadi sayatan yang berbentuk ulir.
Proses bubut adalah proses pemesinan untuk menghasilkan bagian-bagian mesin berbentuk silindris yang dikerjakan dengan menggunakan Mesin Bubut. Prinsip dasarnya dapat didefinisikan sebagai proses pemesinan permukaan luar benda silindris atau bubut rata :
·         Dengan benda kerja yang berputar
·         Dengan satu pahat bermata potong tunggal (with a single-point cutting tool)
·         Dengan gerakan pahat sejajar terhadap sumbu benda kerja pada jarak tertentu sehingga akan membuang permukaan luar benda kerja
Proses bubut permukaan (surface turning) adalah proses bubut yang identik dengan proses bubut rata, tetapi arah gerakan pemakanan tegak lurus terhadap sumbu benda kerja. Proses bubut tirus (taper turning) sebenarnya identik dengan proses bubut rata di atas, hanya jalannya pahat membentuk sudut tertentu terhadap sumbu benda kerja. Demikian juga proses bubut kontur, dilakukan dengan cara memvariasi kedalaman potong, sehingga mengha-silkan bentuk yang diinginkan. Walaupun proses bubut secara khusus menggunakan pahat bermata potong tunggal, tetapi proses bubut bermata potong jamak tetap termasuk proses bubut juga, karena pada dasarnya setiap pahat bekerja sendiri-sendiri. Selain itu proses pengaturan (setting) pahatnya tetap dilakukan satu persatu.

Jumat, 15 Mei 2009

sekedar tulisan dengan makna

POLITIK

Janjimu nan indah merayu semua hati

Senyumu nan elok membuat pengikutmu setia

Tapi setelah kau mendapat kursi

Kau lupakan mereka

Janjimu kau lupakan

Semua orang kau dustai

Janjimu hanya tinggal angan

Kini kau jilat ludahmu sendiri

Ku pikir kau orang berpendidikan

Ternyata kau hanya sampah negeri ini

Yang suka makan keringat kawan

Kaulah yang menghancurkan negeri ini

Jika ada orang yang miskin

Kau datangi mereka

Kau beri mereka uang untuk makan

Ternyata itu taktik busukmu

Untuk mendapat simpati pengikutmu

Tapi dibelakang kau jual tanah air mereka

Kau jual jati diri mereka

Semua hanya bagian dari politikmu

Karya : Didik Wagiyanto

©

Puisi ini menceritakan politisi-politisi yang suka mengatakan janji gombal, pada saat mereka mencalonkan diri. Tetapi setelah mereka diangkat menjadi wakil rakyat, mereka melupakan janji-jani mereka pada saat kampanye dulu. Mereka memakai dasi dan melaakukan berbagai kegiatan, dengan mengats namakan demi kepentingan rakyat. Padahal mereka hanya mementingkan perut meereka saja. Mereka membantu rakyat hanya untuk menarik simpati mereka. Tapi dibaliknya mereka memperdayai rakyat untuk mewujudkan keinginanya.

J

Ini hanya sebuah sindiran kepada para wakil rakyat, agar mereka tidak membodohi rakyat miskin yang sudah bodoh ini demi kepentingan mereka sendiri.

Tapi kita harus berpikir bahwa tidak semua wakil rakyat begitu. Hanya sebagian kecil wakil rakyat yang bertindak demikian.

Saya harap hal ini bermanfaat bagi para pembaca.

J

Untuk kritik dan saran mohon dikirimkan ke alamat d12x.sch@gmail.com

Trimakasih

J

sekedar tulisan penuh makna

KENANGAN CINTA

Disaat aku sendiri

Ku teringat akan dirimu

Kau bagai bunga dihatiku.

Takan pernah aku melupakan dirimu

Tapi kini semua telah berlalu

Kau hanya tinggalkan luka lara dalam hatiku

Ingatkah kau akan kisah kita dulu

Seakan dunia hanya milik kita Satu

Tapi meski kini kau telah dengannya

Ku harap kau tak lupa tentang kita

Karena waktu-waktu yang telah berlalu

Bukan hanya sekedar mimpi bagiku

Mungkin kini kau telah bahagia

Dan mungkin kini kau telah lupa

Tapi taukah kamu bahwa disini aku slalu mengingatmu

Mengingat akan masa indah kita dulu

Kau memang hanya kisah masa laluku

Dan akupun mencoba lepas darimu

Lepas dari mimpiku

Dan kini kuhadapi masa yang baru

Karya: Didik Wagiyanto

©

Sebenarnya puisi in dibuat untuk diriku sendiri yang sedang mencari sesuatu yang aku sendiri tidak mengeerti.

J

Puisi ini menceritakan seorang laki-laki yang selalu teringat akan masa lalunya(cinta lamanya)

J

Pada bait yang pertama dijelaskan bahwa sang penyair teringat akan orang yang pernah ia cintai dahulu yang tidak dapat ia lupakan.

Pada bait kedua : sang penyair sadar bahwa cintanya telah berlalu dan berharap bahwa mantan kekasihnya masih mengingat akan hal-hal yang pernah mereka lalui bersama.

Pada bait ketiga : penyair mengetahui bahwa dia telah punya kekasih baru dan masih berharap bahwa ia mengingat masa lalunya.

Pada bait keempat : sang penyair beranggapan bahwa ia sudah bahagia tapi penyair tetap tidak akan pernah melupakanya.

Pada bait ke lima : sang penyair sadar bahwa ia hanya bagian dari perjalanan hidupnya dan penyair telah siap untuk menghadapi hidup barunya.

J

Dalam penulisan puisi ini saya sadar bahwa masih banyak kekurangannya maka dari itu saya harap agar pembaca mau member kritik dan saran ang berguna.

Agar saya dapat mengetahui kekurangan dari hasil karya saya.

Smua dapat anda kirimkan ke alamat d12x.sch@gmail.com

Trimakasih